Ketika printer mulai bermasalah, banyak orang di hadapkan pada pilihan: servis printer atau beli baru? Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga keputusan sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga.
Printer yang mengalami masalah ringan tentu lebih masuk akal untuk diperbaiki. Namun, jika printer sudah cukup tua, sering mengalami kerusakan, atau biaya perbaikannya mendekati harga printer baru, menggantinya bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis.
Lalu, bagaimana cara menentukan pilihan yang paling hemat?

Kapan Sebaiknya Printer Di servis?
Servis printer biasanya menjadi pilihan yang tepat jika kerusakannya masih tergolong ringan dan komponen utama printer masih dalam kondisi baik.
Beberapa kondisi yang umumnya masih layak di perbaiki antara lain:
- Printer tidak bisa mencetak karena paper jam.
- Hasil cetak bergaris atau kurang jelas.
- Printer membutuhkan pembersihan pada print head.
- Roller penarik kertas mulai kotor atau aus.
- Printer mengalami masalah software atau driver.
- Ada komponen tertentu yang rusak tetapi masih mudah di ganti.
Jika printer masih relatif baru dan selama ini bekerja dengan baik, memperbaikinya biasanya lebih menguntungkan daripada langsung membeli perangkat baru.
Kapan Lebih Baik Membeli Printer Baru?
Tidak semua printer rusak harus dipaksakan untuk di perbaiki. Ada beberapa kondisi yang membuat membeli printer baru justru lebih masuk akal.
Misalnya, printer sudah berusia cukup lama dan mulai mengalami kerusakan berulang. Jika dalam beberapa bulan Anda harus berkali-kali mengeluarkan biaya untuk servis, total pengeluarannya bisa menjadi cukup besar.
Pertimbangkan membeli printer baru jika:
- Biaya servis sangat mahal.
- Kerusakan terjadi berulang kali.
- Komponen pengganti sulit di temukan.
- Printer sudah terlalu lama di gunakan.
- Kebutuhan mencetak sudah berubah.
- Printer baru menawarkan fitur dan efisiensi yang jauh lebih baik.
Printer generasi baru juga dapat menawarkan efisiensi tinta, konektivitas wireless, kecepatan cetak, dan fitur multifungsi yang lebih sesuai dengan kebutuhan saat ini.
Cara Membandingkan Biaya Servis dengan Printer Baru
Agar tidak salah mengambil keputusan, jangan hanya membandingkan harga servis dengan harga printer baru.
Perhitungkan juga biaya penggunaan dalam jangka panjang.
Misalnya, printer Anda membutuhkan biaya servis Rp300.000. Harga printer baru yang setara adalah Rp1.500.000. Secara sederhana, servis terlihat jauh lebih murah.
Namun, jika setelah diservis printer kembali bermasalah dan membutuhkan biaya tambahan Rp400.000–Rp500.000, pertimbangannya menjadi berbeda.
Gunakan beberapa pertanyaan berikut: